Benarkah Senderos Memeluk Agama Islam?

Corner  
Philippe Senderos bersinar saat membela Arsenal di bawah pelatih Arsene Wenger. (twitter/@Philsend4)
Philippe Senderos bersinar saat membela Arsenal di bawah pelatih Arsene Wenger. (twitter/@Philsend4)

HISTORY -- Cerita sepak bola tidak hanya tersaji di lapangan hijau. Kisah spiritual para pemain si kulit bundar pun tidak kalah menarik.

Pada pekan lalu, Clarence Seedorf mengumumkan dirinya telah memeluk agama Islam. Legenda AC Milan itu memberitahukan kabar gembiranya lewat postingan akun Instagramnya.

• Evra: Mengapa Saya Tidak Boleh Percaya pada Nabi Muhammad?

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kini giliran gelandang Arsenal, Thomas Partey, yang Jumat (18/3/2022) lalu dikabarkan telah memeluk agama Islam dan menjadi mualaf. Gelandang asal Ghana itu kabarnya sudah mempelajari agama Islam dalam beberapa bulan terakhir.

• Khabib Nurmagomedov Jalani Sunah Nabi demi Hidup Sehat
• Benzema Pilih Cara Islami untuk Pulihkan Kebugaran Tubuh

Jauh sebelum Seedorf dan Partey, legenda bek Arsenal Philippe Senderos juga pernah dikabarkan menjadi mualaf pada Juni 2012. Senderos yang saat itu memperkuat Fulham di Liga Inggris, mendeklarasikan keislamannya di sebuah Islamic Center di kota Manchester.

Dalam laporannya, media Iran Press TV saat itu menyebutkan Senderos merupakan lulusan teologi yang menunjukkan minat pada agama-agama di dunia. Ia banyak membaca dan mempelajari berbagai hal tentang teologi.

• Patrice Evra: Islam Agama Yang Indah
• Xavi: Barcelona Sangat Menghormati Islam

‘’Saya sangat tertarik pada agama-agama dunia dan membaca banyak buku tentang itu,’’ kata Senderos seperti dikutip Press TV. Senderos disebut memutuskan menjadi seorang Muslim karena menemui pedoman hidup dalam ajaran Islam.

Senderos lahir dari keluarga imigran dengan ayah Serbia (Zorica Novkovic) dan ibu Spanyol (Julian Senderos). Pada 20 Juli 2009, Senderos menikah dengan Sarah yang merupakan wanita Inggris keturunan Iran. Senderos menguasai tujuh bahasa, diantaranya Inggris, Prancis, Serbia, Spanyol, Jerman dan Italia.

• Misteri: Islam Dihina, Oezil Mengamuk
• Terinspirasi Negeri Muslim, Xavi Hernandez Beri Nama Putrinya

Senderos yang lahir di Swiss pada 1985 ini sangat suka mempelajari teologi. Karena itu, ia pernah bercita-cita menjadi seorang pendeta. ‘’Jika saya tidak bermain sepakbola, saya mungkin akan menjadi seorang pendeta,” katanya.

Lalu, bagaimana kabar kebenaran bahwa dirinya telah menjadi seorang Muslim?. Seperti dikutip dari Wikipedia, Senderos membantah berita tersebut. ‘’Itu tidak benar. Dan, saya tidak tahu dari mana rumor tersebut berasal,’’ katanya.

• Clarence Seedorf Masuk Islam, Patrice Evra: Masya Allah, Bro
• Sergio Aguero ke Negeri Muslim untuk Tenangkan Diri

Namun, Senderos mengaku bahwa dia pernah berfoto bersama seorang imam. ‘’Saya memang pernah berfoto sekali (yang digunakan oleh sejumlah website), tapi hanya berfoto saja,’’ katanya.

Senderos kini kembali ke tempat dimana dia memulai karier sepak bolanya. Seperti dikutip dari The Athletic, Senderos kembali bergabung dengan klub Swiss Servette sebagai direktur sepak bola pada 2022.

• Mike Tyson: Hidup Hanyalah Sebuah Proses Indah Menuju Kematian
• Kisah Maradona dan Jam Rolex Palsu

‘’Rasanya seperti pulang ke rumah. Saya kembali ke sini, Jenewa,’’ katanya.

Senderos memulai karier sepak bola dengan memperkuat Servette (2002-2003) sebelum gabung Arsenal. Dalam 17 tahun kariernya, Senderos memperkuat 11 klub di 6 negara.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image