Luka Jovic dan Eden Hazard Makan 'Gaji Buta'

Madrid  
Winger Real Madrid, Eden Hazard, jarang ditampilkan karena sering mengalami cidera. (Twitter/@realmadrid)
Winger Real Madrid, Eden Hazard, jarang ditampilkan karena sering mengalami cidera. (Twitter/@realmadrid)

MADRID NEWS -- Luka Jovic dan Eden Hazard telah menjadi kekecewaan terburuk Real Madrid dalam tiga musim terakhir. Mereka tidak pernah menjadi starter meski Real Madrid telah merogoh kocek 176 juta euro untuk mendatangkan keduanya ke Santiago Bernabeu.

Jovic dan Hazard didatangkan untuk membentuk skema penyerangan bersama Karim Benzema. Keduanya tiba pada musim 2019-2020 guna memperkuat lini serang yang rapuh sejak ditinggal pergi Cristiano Ronaldo.

• Gareth Bale, Kanker di Tubuh Real Madrid

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Pada 4 Juni 2019, Real Madrid mendatangkan Jovic dari Eintracht dengan nilai transfer 60 juta euro dan gaji 5 juta euro per tahun. Selang tiga hari kemudian, Hazard datang dari Chelsea dengan nilai transfer 116 juta euro dan gaji 35 juta euro per tahun.

• SADIS, Cara Shakira Sindir Real Madrid
• 7 Keputusan Xavi yang Mengubah Barcelona Menjadi Gila

Tetapi, tidak ada yang memenuhi harapan. Investasi besar yang telah dikeluarkan Real Madrid itu tidak pernah menghasilkan keuntungan. ‘’Hazard dan Jovic: dua bisnis yang menghancurkan Florentino,’’ demikian judul laporan surat kabar olahraga ternama Spanyol, Sport, Selasa.

Hazard lebih sering masuk ruang perawatan sejak didatangkan dari Stamford Bridge. Sementara Jovic tidak pernah mendapat kepercayaan Zinedine Zidane, padahal pelatih asal Prancis itu yang memberi persetujuan untuk mendatangkan pemain Serbia tersebut. Carlo Ancelotti, yang menggantikan Zidane pada Juni 2021, pun jarang memainkan Jovic hingga sekarang.

• Hancurkan Real Madrid 4-0, Xavi Raih Gelar Doktor
• Xavi Hernandez akan Bernasib Seperti Pep Guardiola atau Johan Cruyff?

Kontribusi ofensif keduanya sejak mereka menandatangani kontrak dengan Real Madrid pada 2019 belum memenuhi harapan. Pemain Belgia hanya mencetak enam gold an 10 assist dalam 65 pertandingan. Dengan kata lain, Hazard mencetak gol untuk Real Madrid setiap 553 menit.

Rekor buruk ini tidak terlepas dari serentetan cedera yang menyeret Hazard dalam tiga musim terakhir. Ia telah 15 kali cedera dan masuk ruang perawatan selama 430 hari. Winger berusia 31 tahun ini pun harus absen dalam 61 pertandingan Real Madrid.

• Mendiang Maradona sudah Pernah Sarankan Madrid Buang Garet Bale
• Tertawai Eden Hazard, Gareth Bale Jadi Sorotan

Bagaimana Jovic? Pemain Serbia ini hanya mampu mencetak tiga gold an empat assist dalam 49 pertandingan bersama Los Merengues. Dengan kata lain, ia mencetak gol setiap 496 menit. Jovic pun telah absen selama 143 hari, sehingga kehilangan 25 pertandingan.

Pada musim keempatnya atau musim depan (2022-2023), gaji keduanya memang sudah berkurang menjadi 34 juta euro. Jovic mendapatkan bayaran 16 juta euro per musim, sementara Hazard memperoleh gaji 18 juta euro per tahun.

• 3 Kekalahan Tragis Real Madrid di Tangan Barcelona
• Aneka Cerita Ketika El Clasico Pertama Kali Digelar pada 1902

Tapi masalahnya, dalam tiga musim terakhir ini, Real Madrid telah mengeluarkan uang sekitar 300 juta euro (Rp 4,7 triliun) untuk mendatangkan sekaligus membayar gaji keduanya. sementara, Jovic dan Hazard hanya duduk manis di bangku cadangan sambil tetap menerima bayaran. Benar-benar makan gaji buta, gile..

• Bilang Islam Indah, Patrice Evra Didamprat Ayahnya
• Bertemu Paul Pogba, Mbappe Bilang: Saya Muak
• Neymar Mabuk di Tempat Latihan PSG

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image