3 Kekalahan Tragis Real Madrid di Tangan Barcelona

History  
Romario menjadi bintang saat Barcelona melumat Real Madrid 5-0 di laga El Clasico pada kompetisi La Liga Spanyol 1994. (Sportskeeda.com)
Romario menjadi bintang saat Barcelona melumat Real Madrid 5-0 di laga El Clasico pada kompetisi La Liga Spanyol 1994. (Sportskeeda.com)

HISTORY NEWS -- Real Madrid akan menjamu Barcelona dalam laga La Liga Spanyol bertajuk El Clasico. Pertandingan akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada Senin (21/2/2022) dini hari WIB.

Sejak pertama kali bertemu pada Mei 1902, laga El Clasico sudah dihelat sebanyak 248 kali di berbagai ajang kompetisi. Real Madrid menorehkan 100 kemenangan, sementara Barcelona 96 kali menang. Sebanyak 52 pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Dan, seperti dikutip Sportskeeda.com, berikut tiga kekalahan tragis Real Madrid atas Barcelona.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

1. Barcelona 5-1 Real Madrid (La Liga, 2018)
Dengan absennya Lionel Messi akibat mengalami cidera, Real Madrid melihat peluang untuk mencuri kemenangan di El Clasico pertama musim 2018-19. Tanpa kehadiran Messi, Luis Suarez menjadi tumpuan lini depan tuan rumah Barcelona.

 

Striker veteran asal Uruguay ini benar-benar menghancurkan Real Madrid dengan mencetak hattrick. Philippe Coutinho mencetak gol El Clasico pertamanya untuk membuka keunggulan Barcelona pada menit ke-11.

Marcelo membalaskan satu gol untuk Real Madrid di menit awal babak kedua. Tapi, golnya tidak cukup untuk menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan tragis.

Gol sundulan Arturo Vidal pada menit ke-87 memastikan kemenangan Barcelona 5-1 atas Real Madrid. Sehari setelah pertandingan tersebut, Julen Lopetegui dipecat dari kursi pelatih Real Madrid. Sementara, Barcelona melanjutkan tren positifnya untuk mengamankan gelar La Liga Spanyol ke-26 mereka di akhir musim itu.

2. Barcelona 5-0 Real Madrid (La Liga, 1994)
Dengan era ‘Tim Impian’ Johan Cruyff yang sekarat, kemenangan 5-0 Barcelona atas Los Blancos menjadi catatan kaki yang sempurna untuk warisan ahli taktik Belanda di Camp Nou. Romario mencetak hat-trick luar biasa untuk memimpin timnya meraih kemenangan.

Dibantu Ronald Koeman, pemain asal Brasil itu melepaskan tendangan bebas yang luar biasa untuk menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Romario melanjutkan pengaruhnya dengan memberikan assist saat Ivan Iglesias menuntaskan kemenangan Barcelona 5-0 atas Real Madrid.

Barcelona kemudian memenangkan gelar La Liga pada tahun 1994. Dan, Romario mengantongi trofi Pichichi untuk 30 golnya musim itu.

3. Barcelona 5-0 Real Madrid (La Liga, 2010)
El Clasico pertama di musim 2010-11 ini telah menghasilkan banyak sensasi. Karena, Real Madrid mengakuisisi manajer pemenang Liga Champions dua kali, Jose Mourinho. Namun demikian, Barcelona besutan Pep Guardiola mampu mengalahkan skuad Jose Mourinho dengan sangat mudah.

David Villa mencetak dua gol pada malam itu, ditambah gol pembuka Xavi Hernandez pada menit ke-10 dan gol Pedro pada menit ke-18. Dengan beberapa detik tersisa dalam pertandingan, Jefferen mencetak gol dari umpan silang Bojan untuk melengkapi kemenangan 5-0 atas Real Madrid.

Karena frustrasi dengan hasil tersebut, Sergio Ramos memicu kontroversi dengan mendorong Carles Puyol ke tanah pada menit ke-92. Aksinya membuat pemain Spanyol itu diganjar kartu merah sesaat sebelum peluit akhir. Kekalahan 5-0 dalam Clasico pertama Jose Mourinho kini dikenang sebagai salah satu kekalahan terburuk Real Madrid di tangan Barcelona.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image