Kasus Messi Jilid II Dimulai, Siapa Yang Bakal Tinggalkan Barcelona

Barca  
Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengatakan klub akan melakukan kebijakan pemotongan gaji pemain. (Twitter/@FCBarcelona_cat)
Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengatakan klub akan melakukan kebijakan pemotongan gaji pemain. (Twitter/@FCBarcelona_cat)

BARCA NEWS -- Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengatakan akan melakukan pemotongan gaji pemain guna menyehatkan keuangan klub. Jika tidak setuju dengan kebijakan tersebut, pemain dipersilakan pergi meninggalkan Camp Nou.

‘’Gaji mereka akan didasarkan pada parameter yang dipahami semua orang," jelas Laporta, seperti dikutip Marca, Senin (28/3/2022). "Saya berharap mereka akan beradaptasi. Tidak masalah jika ada yang tidak ingin bertahan di sini."

• Ini Daftar Gaji 24 Pemain Real Madrid, No 6 Sulit Dipercaya tapi Tetap Alhamdulillah

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kebijakan pengetatan keuangan Barcelona sebelumnya telah menyebabkan Lionel Messi pergi meninggalkan Camp Nou. Barcelona tidak mampu membayar gaji pokok sang bintang yang mencapai 168 juta dolar AS (Rp 2,4 triliun) per tahun.

• Mbappe Memberontak Timnas, Tak Sudi Promosikan Coca Cola, KFC hingga Sponsor Judi
• Berapa Gaji Messi di PSG? Yang Pasti Barcelona Tidak Mampu Membayarnya

Meski Messi sudah bersedia dipotong gajinya sebesar 50 persen menjadi 84 juta dolar AS (Rp 1,2 triliun), keuangan Barcelona tetap tak mampu membayar gaji pemain timnas Argentina tersebut. Paris Saint Germain (PSG) akhirnya yang bersedia menggaji Messi dengan bayaran senilai 75 juta dolar AS (Rp 1,07 triliun) per tahun.

Laporta mengaku tidak ingin jatuh ke dalam kesalahan serius yang sama dari pendahulu mereka. Ia pun menegaskan pembatasan ekonomi klub akan memaksa pemain menyetujui pemotongan gaji.

• Mohamed Salah Bahagia saat Tahu Barcelona Menginginkan Dirinya
• Gareth Bale: Saya Korban Cerita Jahat Media

Para pemain dapat menerimanya atau pintu klub akan terbuka bagi mereka untuk pergi. Para pemain dari Ronald Araujo dan Gavi hingga Ousmane Dembele dan Gerard Pique sudah diberitahu tentang kondisi tersebut. Pemain baru seperti Andreas Christensen dan Franck Kessie juga sudah dijelaskan tentang situasi keuangan Barcelona dan apa yang dibutuhkan dari mereka.

Dalam wawancara dengan media Catalan yakni Mundo Deportivo dan El Periodico, Laporta menjelaskan situasi yang sedang menerpa Barcelona tersebut. Para pemain telah disadarkan tentang posisinya. Itulah sebabnya Laporta tidak memahami keluhan tentang perbandingan gaji antara pemain yang baru memulai di level tertinggi dan pemain yang sudah mapan.

• Barcelona Menggoda Mbappe
• 2 Alasan Mbappe Tidak Mungkin Gabung Barcelona

Misalnya Araujo merasa gajinya tidak sesuai dengan nilainya, mengingat pemain baru seperti Christensen mendapat bayaran enam juta euro setahun. ‘’Laporta dan jajarannya ingin para pemain merasa dicintai dan dihargai. Tetapi, mereka juga hanya ingin mempertahankan pemain yang benar-benar ingin berada di Camp Nou,’’ sebut Marca.

• Diego Maradona pun Kepincut Kylian Mbappe

Laporta menjelaskan situasi tersebut kepada Dembele dalam negosiasi perpanjangan kontrak yang gagal karena kurangnya kesepakatan keuangan. Dia juga menjelaskan kepada Gavi dan Araujo dalam diskusi baru-baru ini antara klub dan agen para pemain.

• Barcelona Telepon Mohamed Salah, Responnya Sangat Positif
• Dani Alves Sarankan Mbappe Jangan Jadi Pesepak Bola
• 5 Hal Yang Tidak Banyak Diketahui Tentang Benzema

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

0

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image